Berapa Kali Posting Artikel yang Baik dalam Seminggu?

8 views

Untuk membuat suatu artikel dibutuhkan sebuah ide dan kondisi yang mantap agar dapat menghasilkan postingan yang mantap juga.

Banyak blogger yang memilih kualitas daripada kuantitas, begitu pun dengan sebaliknya, banyak juga blogger yang lebih memilih kuantitas.

Agar postingan yang dihasilkan memiliki kualitas yang sangat baik, tidak sedikit blogger yang memilih melakukan posting seminggu sekali atau bahkan 2 minggu sekali.

Jika kita melihatnya dari sudut pandang pembaca, pembaca mungkin lebih mengharapkan agar blog favoritnya mampu memiliki keduanya yaitu kualitas dan kuantitas yang dua-duanya memiliki nilai yang sangat baik.

Yang menjadi masalah, tidak semua blogger bisa melakukannya, termasuk saya sendiri.

Bagi saya, kualitas adalah suatu hal yang tingkatannya lebih tinggi jika dibandingkan dengan kuantitas. Maka dari itu, saya lebih memilih posting beberapa kali seminggu daripada posting setiap hari tapi hasilnya tidak terlalu memuaskan.

Berarti posting beberapa kali dalam seminggu lebih bagus dong daripada posting setiap hari? Itu terserah kalian, karena dalam artikel ini, saya hanya memberi saran saja.

Perlu diingat, bahwa tidak semua blog yang posting setiap hari memiliki kualitas artikel yang biasa-biasa aja. Karena jika memang seorang blogger mampu mengelola waktu dan faktor-faktor lainnya dengan baik, bukan tidak mungkin ia bisa menghasilkan postingan tingkat tinggi yang dapat terbit setiap hari.

Lalu berapa kali posting artikel yang baik dalam seminggu? Untuk menjawabnya, mari bandingkan kelebihan dan kekurangan yang dimliki oleh masing-masing frekuensi postingan.

Posting Artikel Setiap Hari

Bagi blog yang berisi informasi seputar dunia berita, seperti berita olahraga, otomotif, dll tentu tentu lebih memilih memposting artikel setiap hari, bahkan banyak juga yang memposting lebih dari satu artikel dalam sehari agar blognya tidak ketinggalan berita.

Banyak blogger yang mungkin berfikir bahwa memposting artikel setiap hari bisa mendapatkan semua kelebihan tanpa perlu mendapat kekurangan seperti yang dialami oleh blog yang tidak bisa posting setiap hari.

Sebenarnya, hal itu tidak benar, blog yang posting setiap hari pun juga memiliki kekurangan. Apa saja kekurangan itu?

  • Harus berada di depan komputer atau laptop setiap hari untuk memenuhi jadwal posting.
  • Susah mendapatkan kualitas konten terbaik karena waktu yang tidak terlalu banyak.

Kelebihan:

  • Pengunjung lebih sering datang kembali
  • Memiliki Pageview yang lebih tinggi karena banyaknya artikel.
  • Lebih disukai pengunjung.

Apa yang harus dilakukan jika memilih posting setiap hari?

  • Memiliki sumber ide yang terpercaya dan baik. Karena susahnya mendapatkan ide, kalian perlu mencari blog atau media lainnya yang memiliki niche sejenis untuk kalian jadikan bahan atau ide pembuatan artikel.
  • Jangan menggunakan jumlah kata yang terlalu banyak, langsung¬†to the point. Karena kegiatan blogging tidak selamanya memposting, dan masih banyak kegiatan lainnya seperti blogwalking, membalas komentar, dll. Jangan gunakan semua waktu blogging yang kalian miliki untuk memposting
  • Memiliki waktu ngeblog yang lumayan lama.

Posting Satu atau Beberapa Artikel dalam Seminggu

Dengan banyaknya blogger yang memilih untuk memposting setiap hari, tidak sedikit juga blogger yang memilih untuk posting beberapa kali seminggu, seperti saya contohnya.

Karena blog yang posting setiap hari memiliki kekurangan dan kelebihan, maka blog yang melakukan posting beberapa kali dalam seminggu pasti juga memilikinya. Apa saja itu?

Kekurangan:

  • Kurang disukai pengunjung. Hal ini tidak selamanya benar, tergantung pengunjungnya juga, tapi umumnya pengunjung lebih suka blog yang posting setiap hari.
  • Jumlah artikel tidak sebanyak blog yang di update setiap hari.

Kelebihan:

  • Artikel terasa lebih berbobot. Lagi-lagi tidak selamanya benar, tergantung dari bloggernya juga.
  • Tuntutan waktu lebih senggang.
  • Waktu blogwalking, membalas komentar, dan kegiatan yang berhunbungan dengan blogging lainnya menjadi lebih banyak karena dalam sehari tidak mesti menulis artikel.

Apa yang harus dilakukan jika memilih posting beberapa kali seminggu?

  • Menulis suatu konten yang lengkap dan panjang yang paling tidak berisi 700 kata.
  • Jangan melupakan pentingnya aktivitas blogwalking.

Lalu mana yang harus saya pilih?

Setiap blogger memiliki karakteristiknya masing-masing ada yang suka blogwalking dan ada juga yang tidak suka, ada yang ramah kepada pembacanya ada juga yang cuek pada pembacanya, begitu pun dengan frekuensi postingan, ada yang memilih posting seminggu sekali dan ada juga yang lebih memilih posting setiap hari.

Untuk mana yang lebih baik, saya lebih memilih posting beberapa minggu sekali daripada posting setiap hari.

Alasannya? seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya, terutama karena artikel yang lebih berbobot. Dengan adanya waktu yang lebih banyak, seorang blogger bisa mencari ide postingan dan menulis dengan kemampuan terbaiknya untuk menghasilkan suatu postingan yang lebih bermutu.

Karena bagi saya percuma juga kalau update setiap hari tapi kualitasnya kurang bagus. Pengunjung juga pasti bakal bosan ngebacanya.

Jika saya menjadi seorang pembaca, saya lebih suka blog yang frekuensi postingnya beberapa kali seminggu. Walaupun harus menunggu beberapa hari untuk membaca postingan terbarunya, itu tidak masalah, karena konten yang dihasilkannya pasti memiliki kualitas dan kelengkapan yang lebih baik yang harganya melebihi waktu menunggu tadi.

Sekarang, kalian hanya perlu memilih. Memilh antara posting setiap hari atau posting beberapa kali seminggu.

Pilihan ada di tangan kalian.